Natuna(MR) – Ketua DPRD Natuna Andes Putra, harus rela melepas jabatannya, senin 21/09/2020. Pencopotan dirinya dari Ketua Dewan atas usulan dari ketua DPD dan DPW PAN.
Pada hal Andes baru saja menerima penghargaan Indonesia Most Inspiring Profesional Legislator Award 2020, pada tgl18/09 lalu di Mercure Hotel Jakarta.
Namun kenyataannya, Putra terbaik dari Kecamatan Serasan itu, menjadi korban politik tidak “sehat”.
Diketahui Pilkada pemilihan Bupati sudah diambang pintu. Andes Putra yang notabennya abang ipar dari Bacalon Bupati Wan Siswandi akan bertarung dengan Kandidat diusung PAN-Golkar. Pencopotan ini diduga ada bargening politik.

Dilansir dari Harian Kepri, Ketua DPW PAN Hamid Rizal, mengaku jika pencopotan Andes sebagai Ketua DPRD, karena banyak melanggar ADRT Partai. Sehingga dirinya harus diganti.
Sementara ruang Paripurna, Andes Putra terlihat tegar saat turun dari kursi pimpinan.Dirinya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Natuna khususnya Serasan, jika selama bertugas sebagai ketua DPRD ada salah atau kekurangan mohon dimaafkan.
Dia tidak tau pasti, apa kesalahan sehingga dicopot dari Ketua DPRD. Sebab Partai tidak pernah memberikan surat peringatan atau teguran.Namun isu pencopotan sudah saya dengar ucapnya.Meski demikian Partailah yang menilai. Terlepas ada kesalahan atau tidak ini keputusan Partai.
“Saya menjunjung tinggi dan berterima kasih, karena dipercaya sebagai Ketua DPRD selama setahun lebih. Ini jalan Tuhan, semua ada hikmatnya ucap Andes.
Sebagai anggota DPRD, saya harus tetap semangat untuk menjalankan tugas”.Terkait pencopotan dirinya, ada kaitan atau tidak dengan pilkada, biarlah masyarakat yang menilai. Sekali lagi saya ucapkan Terima kasih kepada Ketua DPW, Hamid Rizal telah memberikan bimbingan dan kepercayaan kepadanya sebagai ketua DPRD Natuna.
Lain tempat, Arman tokoh pemuda Serasan mengaku sangat kecewa dan tidak etis atas pencopotan Ketua DPRD Natuna.
Meski pendatang baru di kanca politik, Andes Putra mampu mendulang 1700 suara murni. Ini karena kepercayaan masyarakat Serasan tertumpu kepadanya.
Celakanya, kepercayaan itu harus pupus ditengah jalan dikarenakan pencopotan Putra terbaik Serasan itu.
Hal senada juga dikatakan tokoh masyarakat Pelimpa. Supardi. Dirinya sangat kecewa atas pencopotan Ketua DPRD Natuna. ucapnya./Roy.
